Total Tayangan Laman

Lorem Ipsum

K-Touch Titan S100 Phablet Quad Core

>> Minggu, 16 Juni 2013


Quad Core adalah tren Hp masa kini yang telah banyak menguasai dunia pasar Hp Indonesia, salah satunya adalah Hp K-Touch, kini K-Touch telah menerbitkan produknya dengan spesifikasi yang tinggi dan tampilan layar 5.3 inch.



K-Touch Titan S100 Phablet Quad Core Dengan Layar 5.3 Inch,  berbekal panel IPS dan Asahi Glass yang merupakan teknologi dari Gorilla Glass.
K-Touch S100 di lengkapi dengan menggunakan chip Qualcomm MSM8225Q dengan kecepatan 1.2 GHz, GPU Adreno 203 yang dilengkapi memori RAM 1GB, ROM 4GB serta slot microSD. Untuk sistem operasi, sudah menggunakan Android Jelly Bean 4.1.2.
Berbicara soal SIM card, Titan juga dilengkapi dengan Dual Sim GSM standby, Dual GSM Titan memiliki dua fariasi yaitu HSDPA & EDGE. Dan kapasitas batere Titan 2800 mAh yang dapat menyesuaikan dengan ukuran layar dan prosesor pada hape.

Berikut spesifikasi Hp K-Touch Titan S100 :
Jaringan: Quadband GSM/WCDMA 2100 MHz & Dual SIM
Layar: 5.3 inci, TFT Capacitive touchscreen qHD, IPS panel + OG, Asahi Glass
OS: Android 4.1.2 Jelly Bean
Prosesor: Qualcomm MSM8225Q Quad-core 1.2GHz
Memori internal: 1GB RAM, 4GB ROM
Memori eksternal: microSD
Transfer data: HSDPA, EDGE, GPRS
Kamera utama: 8 megapiksel, touch focus, Flash, BSI, video recorder 720p@30fps
Kamera tambahan: 2 megapiksel
Messaging: SMS & MMS, Email, IM
Konektivitas: WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth, kabel data USB, audio jack 3.5mm
Browser: HTML
Fitur lain: Audio player, video player 1080p@15fps, Google Play Store, Gmail, YouTube, GPS, Google Maps, Skype, calendar, calculator, alarm, clock, speakerphone, game
Batere: Lithium 2800mAh


Read more...

Sungha Jung

>> Minggu, 06 November 2011

Nama : Sungha Jung

TTL : Korea Selatan, 2 September 1996

Sekarang Sungha Jung tinggal di kota Chung-Ju

“ Sekilas Tentang Sungha “

Sungha seorang anak kelahiran bulan september ini mulai bermain gitar pada tahun 2006. Sungha tidak mengambil pelajaran mengenai gitar tapi dia mempelajarinya dari melihat video musik, dan tanpa melihat Chord Guitar. Ayahnya mengajarinya beberapa kali tapi Sungha begitu cepat mempelajarinya dan lama kelamaan “Sungha“belajar bermain gitar sendiri.

Orang Tua Sungha bukanlah seorang musisi terkenal, ayahnya hanyalah seorang pegawai di salah satu perusahaan Korea dan bermain gitar hanyalah sebuah hobi bagi ayah Sungha. Pada tahun 2007 Sungha mengambil pelajaran bermain gitar klasik selama 50 jam atau sekitar 1 1/2 hari.Bukan hanya satu alat musik saja yang di mainkan “Sungha”.Sungha juga bisa memainkan alat musik “Drum”, ia belajar memainkan alat musik tersebut selama “Empat Bula” dan belajar memainkan alat musik Piano Jazz" selama Tiga Bulan.

Karena Sungha Jung adalah siswa sekolah jadi dia tidak mempunyai banyak waktu untuk latihan bermain gitar, biasanya dia latihan selama 2 jam per hari.Orang tua Sungha Jung tak pernah memaksa anaknya untuk bermain gitar, karena bermain gitar membuat Sungha jadi enjoy tentu saja orang tuanya tidak memaksa Sungha. Ayah Sungha hanya merekam Sungha ketika dia sedang bermain gitar.

Kebanyakan Sungha Jung bermain gitar tanpa melihat lembaran musik dan hanya melihat dari video. Ia kadang-kadang melihat lembaran musik jika ada, namun sekitar 90% dari video yang diupload telah dimainkannya tanpa melihat lembaran musik.

Read more...

Tarakan Kota BAIS

>> Rabu, 14 April 2010

Gerbong Tua Saksi Hidup Ku

Dulu hidup ku kelam.........
Gelap tanpa cahaya........
Hanya di temani hempasan debu........
Dan desir-desir angin.........
Ku berjalan menyusuri lorong-lorong jalan........
Hanya di temani bayang-bayang semu...........................
Dan pandangan kosong............


Perjalanan Sang Anak Bui


Ku Telusuri setiap Jalan..............
Yang Penuh Dengan Halangan Dan Hambatan..............
Untuk Mencari Arti Dari Keadilan..........
Kedilan Yang Benar-Benar Adil.......................
Untuk Mencari Arti Kebenaran..............
Kebenaran Yang Sesungguhnya Benar..........
Kini Apa Yang Ku Dapat Kan.........
Hanyalah Sebuah Tulisan............
Yang Penuh Dengan Janji-Janji Belaka................


Aku Dan Masa Lalu Ku

Sesaat ku Hanya bisa terdiam..........
Tak bersuara..........
Terkadang Aku bertanya-tanya dalam Hati......
Masih Adakah Orang Yang Mau Menyapa Ku......
Walaupun Lirih..........
Masih Adakah Orang Yang Mau Berteman.......
Dengan Ku............
Walau Hanya Lewat Mimpi........
Mimpi....................
Yang Nantinya Akan Menjadi Kenyataan..........
Sebagai Teman Ku Yang Nyata.........


Tetes Air Mata


Tak Dapat Ku Tahan Lagi.............
Tiap Tetes Air Mata Yang Jatuh.............
Di Saat Ku Mengingat..........
Saat Itu........
Di Mana Semua Canda Tawa Mu.........
Yang Dulu...........
Di Manakah Semua Itu.......
Kini Yang Ada Hanyalah............
Semua Kisah Tentang Mu.....................
Dan Tetes Air Mata Yang Bisa Ku Usap.........
Di Saat Ku Mengingat Mu........

Read more...

Tarakan Kota BAIS

>> Kamis, 08 April 2010


Kota Tarakan

Tarakan adalah sebuah pulau yang terletak di Kalimantan Timur dan tepatnya ada di bagian utara pulau kalimantan.Tarakan dalah sebuah pulau yang penduduk aslinya adalah dari suku Tidung,meskipun penduduk aslinya adalah dari suku tidung tapi bukan berarti tidak ada suku yang lainnya, di Tarakan kita dapat menjumpai berbagai macam Suku,Budaya,Kesenian,dan berbagai macam lainnya,dan Penduduk Tarakan kebanyakan bermata pencaharian sebagai "Nelayan" karena Tarakan adalah sebuah pulau yang di kelilingi oleh lautan dan pulau Tarakan adalah penghasil "Minyak Mentah" terbesar yang ada di Kalimantan Timur.

Read more...

Tarakan Kota BAIS

>> Senin, 05 April 2010

Kota Tarakan adalah salah satu Kota yang memiliki luas wilayah 250.80 km² dan sesuai dengan data Badan Kependudukan Catatatan Sipil dan Keluarga Berencana Kota Tarakan pada bulan Maret 2006 berpenduduk sebanyak 169.951 jiwa. Tarakan atau juga dikenal sebagai Bumi Paguntaka adalah sebuah pulau yang terletak di utara Kalimantan Timur"Semboyan dari kota Tarakan adalah Tarakan Kota BAIS (Bersih, Aman, Indah, Sehat, dan Sejahtera)"Tarakan menurut cerita rakyat berasal dari bahasa tidung Tarak (bertemu) dan Ngakan (makan) yang secara harfiah dapat diartikan “Tempat para nelayan untuk istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan lain. Selain itu Tarakan juga merupakan tempat pertemuan arus muara Sungai Kayan, Sesayap dan Malinau."Dari paparan di atas adalah sekilas mengenai kota tarakan".

Beberapa tempat wisata yang ada di kota tarakan

Rumah Adat Tidung

Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian utara Kalimantan Timur,Tempat wisata ini jika di tempuh menggunakan kendaraan sekitar 30menit dari pusat Kota, disana anda dapat melihat benda-benda kuno adat tidung.


Wisata Persemaian

Salah satu tempat yang menarik di kota Tarakan yaitu Wana Wisata Persemaian yang terletak di daerah Juata. Tempat ini sangat ideal untuk piknik keluarga yang hanya 30 menit dari pusat kota, Ada berbagai jenis flora dan fauna yang dapat di jumpai di obyek wisata ini.Selain dari itu pemandangannya juga searasa alami seperti ada di alam hutan yang sejuk dan alami.


Pantai Amal

Obyek wisata ini berjarak 11 km dari pusat kota dan obyek wisata ini tidak kalah menariknya dengan obyek wisata yang ada di Tarakan.Obyek wisata ini banyak sekali di kunjungi oleh para wisatawan lokal dan wisatawan Asing.Dari obyek wisata Pantai Amal kita dapat melihat pemandangan yang lebih indah dari "Bibir Pantai".Selain dari itu juga ita dapat menikmati hihda ngan khas laut Kota Tarakan yaitu "Kapah yaitu: hasil laut seperti Kerang"."Jdi jika anda mengunjungi obyek wisata yang satu ini jangan sampai tidak menikmati hidangan "Khas Kota Ini".


TUGU PERABUAN

Tempat wisata yang satu ini berjarak sekitar 4Km dari pusat kota dan terletek di jalan MAsjid Markoni Gang 3 terdapat sebuah Tugu Perabuan yang di bangun pada tahun 1933,tugu ini berbentuk persegi empat pipih dilengkapi dengan tulisan Kenji dan merupakan tempat penguburan abu jenazah orang-orang Jepang yang meniggal.


Read more...

Tarakan Menjerit

>> Senin, 29 Maret 2010

Kisah Pengamen Jalanan

Aku hidup di dunia ini bukanlah sebatang kara tapi aku hidup bersama dengan semua keluargaku tapi itu hanyalah sebuah kisah masa laluku, kini aku hidup sebatang kara tiada keluarga dan sanak family, mereka pergi akibat dari sebuah kecelakaan transportasi,memang semua itu bukanlah yang aku harapkan tetapi tuhan mempunyai kehendak lain yang setiap orang tidak mengetahuinya, kini aku hidup sebatang kara tinggal di sebuah gubuk tua dan di temani seekor kucing, dialah yang menemaniku saat ini, dialah teman ku bercerita, dialah teman dan sekaligus keluargaku, hari-hari ku "ku habiskan dengan mengamen untuk menyambung hidup dan mencari sesuap nasi", aku mengamen mulai dari pagi hingga malam hari ku susuri setiap bus kota dan metro mini yang ada di setiap terminal,setiap hari aku juga bergelut dengan petugas trantib yang terus mengejar-ngejar dan memburu kami para pengamen jalanan. terkadang juga terpikirkan dalam benakku mengapa kami selalu di buru dan di kejar-kejar seperti anak Burung, mengapa mereka tidak mengejar orang-orang yang duduk di kursi empuk di atas sana "oh Tuhan apakah ini sebuah Keadilan yang harus Kami terima".

Read more...

  © Blogger template Webnolia by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP